Content Marketing is the New Ad

Content Marketing is the New Ad

Tren content marketing makin menguat. Menurut studi Content Marketing Institute dan MaketingProfs belakangan ini (Bdk. Marketing 4.0, 2017), 76% perusahaan Business-to-Consumer (B2C) dan 88% perusahaan Business-to-Business (B2B) di kawasan Amerika Utara memanfaatkan content marketing pada tahun 2016. Perusahaan B2B tersebut membelanjakan 28% dari bujet pemasarannya untuk content marketing dan perusahaan B2C sebesar 32%.

Perusahaan-perusahaan tersebut menyadari bahwa promosi dalam bentuk iklan saja tidak cukup di era sekarang. Sekarang, butuh content marketing untuk membangun customer engagement. Pelanggan saat ini tidak mau digurui, dicekoki dengan aneka promosi, atau dibombardir dengan iklan. Mereka ingin diperlakukan sebagai manusia seutuhnya yang memiliki budi, hati, dan spirit. Konektivitas membuat pelanggan tahu kebenaran soal merek sehingga menuntut merek untuk tampil otentik dan jujur.

Kalau dikaitkan dalam customer path yang baru dalam konteks Marketing 4.0, content marketing ini memiliki peran penting dalam mendongkrak brand curiosity.

Dalam konteks itulah, content marketing saat ini bisa dibilang sebagai the new ad.  Sementara itu, orang-orang sekarang juga mencari merek atau produk melalui kanal-kanal media sosial. Oleh sebab itu, #hashtags saat ini memiliki peran yang sama dengan tagline secara tradisional. Tak berlebihan jika menyebut #hashtag is the new tagline.

Semua itu akan menjadi viral dan perbincangan masif di kalangan pelanggan yang sudah terhubung satu sama lain melalui internet jika kontennya mengusung sesuatu yang unik dan menyentuh. Konten tersebut bukan sembarang konten, tetapi konten yang mengusung sebuah cerita. Inilah yang disebut dengan the power of storytelling.

 

Sumber : marketeers.com – link

===========================
Konsultasikan content marketing anda dengan Riau Brand, hubungi :
Phone :(0761) 6700 858
WA dan Telegram :0822 8537 8998
Instagram : @riaubrand

 



Leave a Reply